Candi yang terletak di Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah  ini merupakan sebuah candi terbesar di Kawasan Asia Tenggara. Pada tahun 2010 Candi Borobudur masuk ke dalam 7 keajaiban dunia yang di tetapkan oleh UNESCO Bersama tempat-tempat bersejarah lainnya.  Candi ini adalah candi budha pertama di Indonesia dan menjadi salah satu candi terbesar di Indonesia bahkan di dunia. Candi Borobudur terletak 40km sebelah barat laut kota Jogjakarta. Dengan Kendaraan Umum bisa di tempuh dengan menggunakan motor ataupun mobil dengan jarak tempuh hanya 1 jam perjalanan.

Sejarah Candi Borobudur

Candi ini di bangun pada masa penganut Budha Mahayana, tepatnya sekitar tahun 750-850 an Masehi, alas an candi ini masuk dalam 7 keajaiban dunia di sebabkan karena bangunan candi yang eksotik dan besar.

Candi Borobudur ini adalah candi Budha tertua dan terbesar yang jauh pembangunan nya di bangun sebelum Candi Angkor Wat di Kamboja di bangun, Candi Angkor Wat di kamboja sendiri di bangun pada pertengahan abad ke 12 Masehi oleh Raja Suryayarman II.

Fakta sejarah mengatakan bahwa Candi Borobudur di bangun pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra. Sedangkan untuk asal-usulnya Candi Borobudur ini masih di liputi oleh banyak misteri di dalamnya tentang bagaimana candi ini di bangun dan letak keberadaan nya pada zaman dahulu, serta misteri selanjutnya adalah tentang siapa orang yang pasti membuat Candi Borobudur ini pertama kali.

 

Letak Candi Borobudur

 

Lokasi Candi Borobudur

 

Candi Borobudur sendiri terletak di daerah Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah. Untuk alamat pasti nya Candi Borobudur terletak di Jl. Badrawati, Kw. Candi Borobudur, Borobudur, Kec. Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, anda bisa menggunakan google maps untuk mencapai lokasi Candi Borobudur .

Lokasi Candi Borobudur ini sangat lah strategis, karena berada di tengah-tengah Kawasan perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Borobudur dapat anda tempuh sekitar 100km dari arah Semarang, 86km dari arah Surakarta ( Solo ) dan 40 km dari arah Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Sejarah Candi Borobudur

 

Sejarah Candi Borobudur

 

Candi Budha terbesar ini memiliki goresan sejarah yang panjang perjalananya, Candi Borobudur ini di bangun pada saat dinasti Syailendra bertepatan pada saat masa banyak pengikut ajaran agama Budha Mahayana.

Berikut akan kami bahas tentang sejarah asal usul di bangun nya Candi Borobudur, mulai dari awal berdiri nya, asal usul mengenai Candi Borobudur hingga proses penemuan nya kembali yang sempat hilang.

 

Asal-Usul Candi Borobudur

 

Asal-usul Candi Borobudur

 

Asal usul nama Candi Borobudur sendiri merupakan sebuah penggabungan dua buah nama yang memiliki arti serta makna mendalam di dalamnya. Nama Candi Borobudur sendiri terdirin dari dua kata yaitu bara dan budur, bara memiliki artian nama yakni kompleks biara sementara budur adalah memiliki artian yakni tempat yang tinggi . yang selanjutnya jika di gabungkan dari penggabungan dua nama ini adalah barabudur , namun seringkali di ucapkan dengan ucapan Borobudur yang di mana memiliki sebuah arti yakni kompleks biara di atas.

Sesuai dengan namanya Candi Borobudur terletak di atas perbukitan nan tinggi yang menghijau di sekitarnya yang semakin membuat kemegahan Candi Borobudur semakin terlihat karena terletak di atas bukit, hal ini sesuai dengan artian namanya yakni kompleks biara di atas.

Tidak ada yang tahu pasti siapa pendiri awal Candi Borobudur ini serta tidak ada bukti yang dapat membuktikan tentang kebenaran akan hal ini, baik bukti tertulis maupun bukti saksi hidup yang dapat di benarkan ucapan nya untuk pembuktian tentang asal-usul candi Borobudur ini, setelah penemuan nya para peneliti menyimpulkan bahwa Candi Borobudur ini di bangun pada tahun 750-850 an Masehi.

Perbandingan dan pertimbangan ini di dasarkan pada perbandingan jenis aksara yang terletak di Candi Borobudur, yang di dasarkan pada tulisan yang tertulis di Karmawibhangga Candi Borobudur dengan jenis aksara pada umumnya, yang banyak di gunakan pada prasasti kerajaan di abad ke 8 ataupun ke 9 Masehi.

Dasar ini lah yang menjadi patokan oleh para peneliti dan ilmuwan bahwa Candi Borobudur di bangun pada masa Budha Mahayana di bawah dinasti Syailendra, di Jawa Tengah yang bertepatan pada tahun sekitar tahun 700 Masehi.

Letaknya yang di atas perbukitan yang tinggi dan indah, membuat pembangunan Candi Borobudur memakan waktu sekitar 75-100 tahun lamanya, Candi terbesar dan terindah ini baru benar-benar selesai 100% pada masa pemerintahan Raja Samaratungga sekitar tahun 825 Masehi.

 

Penemuan Kembali Candi Borobudur

 

Penemuan Kembali Candi Borobudur
aa

 

Setelah pembangunan nya yang memakan waktu hampir 100 tahun ini, sempat tersiar kabar bahwa Candi Borobudur ini sempat hilang selama ber abad-abad dan terlantar lama sekali.

Candi Borobudur ini sempat terkubur di dalam lapisan tanah di karenakan akibat adanya letusan gunung Merapi yang menyebabkan timbul nya abu vulkanik yang setelah itu menutupi hamper seluruh bagian candi Borobudur ini.

Pada zaman erupsi tersebut lama kelamaan lapisan tanah di sekitar candi Borobudur semakin naik dan menutupi seluruh bagian Candi Borobudur, hal ini di dukung dengan banyaknya semak belukar dan pepohonan tinggi yang menyelimuti candi megah ini.

Sehingga banyak warga masyarakat sekitar yang tidak mengetahui bahwa terdapat kuburan candi yang besar yang bernama Candi Borobudur, karena pada hakektanya di lihat secara kasat mata Candi Borobudur ini saat tertutup tanah sangat mirip dengan gundukan atau timbunan bukit, sehingga terlihat seperti bukit.

Banyak versi menyebutkan kenapa Candi Borobudur di tinggalkan, namun tak di ketahui pasti perihal kebenaran nya, banyak yang meneyebut Candi Borobudur tidak terawatt dan di telantarkan.

Menurut sejarah yang ada Candi Borobudur di tinggalkan dan tidak di urus di sebabkan karena pada saat itu atau zaman itu ibu kota kerajaan medang yang di pindahkan oleh Raja Mpu Sendok pada tahun 928 Masehi- 1008 Masehi.

Hal ini di akibatkan karena pada saat itu kondisi di sekitar kerajaan yang terdampak oleh abu vulkanik akibat letusan gunung Merapi, yang mengakibatkan banyak penguasa kerajaan yang di pimpin Mpu Sendok memindahkan pusat kerajaan nya ke Jawa Timur.

Meskipun demikian banyak dari cerita tersebut masih belum bisa di pastikan mengenai kabar tentang kebenaran nya yang membuktikan bahwa fakta yang sesungguhnya tentang peristiwa tersebut.

Pada 1814 di bawah pemerintahan Inggris, orang yang pertama kali menemukan kembali Candi Borobudur adalah Sir Thomas Stamford Raffless, pada saat pemerintahan Inggris menjajah Indonesia pada zaman dan tahun itu,

Thomas Stamford Raffless yang sangat tertarik pada kebudayaan jawa semakin penasaran akan kebudayaan jawa ini, Raffless lah yang di sebut menjadi orang pertama yang menemukan Candi Borobudur kembali, setelah sekian lama Candi Borobudur ini menghilang secara tiba-tiba.

Bagikan:

Fatha Alfiyan

Good Food , Good Mood , Good Traveling... Very Good

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.