4 Wisata Religi Masjid di Semarang yang Wajib Kamu Kunjungi

Semarang sebagai salah satu salah satu kota religi, mempunyai banyak masjid besar dan bernilai akan sejarah yang terkandung di dalamnya. Ada empat wisata religi masjid di Semarang yang memilik bangunan artistik, unik, dan menarik yang berbeda dari masjid lainnya di Jawa Tengah.

Wisata Religi di Semarang

Berikut ini 4 masjid unik dan menarik yang dapat dijadikan wisata religi bagi Agan dan Sista yang berkunjung ke Semarang.

1. Wisata Religi Masjid Taqwa Sekayu

Masjid Sekayu
Masjid Taqwa Sekayu

Objek wisata religi masjid pertama yaitu Masjid Taqwa Sekayu. Sekilas masjid ini sama seperti masjid lainnya di Semarang. Akan tetapi, jarang orang yang tahu masjid ini merupakan masjid tertua di Jawa Tengah.

Lokasi masjid ini berada di dekat Paragon Mal Semarang. Sampai saat ini tiang penyangga masjid ini tetap berdiri kokoh.

Masjid Sekayu ini awal mulanya dibangun oleh seorang ulama asal Cirebon yaitu Kiai Kamal pada tahun 1413 M. Tujuh tahun lebih dahulu dibandingkan dengan masjid Agung Demak yang dibangun tahun 1420 M.

Dahulu pembangunan Masjid Sekayu ini berkaitan dengan pembangunan Masjid Agung Demak di Kampung Sekayu yang merupakan tempat berhentinya kayu-kayu jati yang dikumpulkan dari Ungaran, Surakarta, dan Wonogiri.

Kiai Kamal yang pada saat itu bertugas untuk mencarikan kayu jati yang digunakan untuk pembangunan masjid Agung Demak berinisiatif membangun masjid di Kampung Sekayu.

Tujuannya yaitu sebagai tempat salat bagi para pekerja yang mengumpulkan kayu tersebut di Kampung Sekayu.

Pada awalnya masjid ini dibangun dengan material yang sangat sederhana berupa bambu dengan lantai tanah dan atap rumbia.

Namun, dalam perkembangannya pada tahun 1666 M Masjid Sekayu mendapat bantuan dari Raden Patah, Raja Demak berupa tiang pendopo yang difungsikan sebagai tiang penyangga masjid.

Menurut Ketua Takmir Masjid Taqwa Sekayu, Achmad Arief, setelah Kantor Bupati berpindah dari Kampung Gabahan ke Bubakan pada abad 16 masjid ini menjadi masjid besar kebanggaan masyarakat Kota Semarang.

Pada masanya Masjid Taqwa Sekayu memiliki peranan penting sebagai persebaran ilmu agama, pusat peribadatan, dakwah, kegiatan sosial dan tempat bersosialisasi bagi masyarakat.

Jika Agan dan Sista berkunjung ke Semarang jangan lupa untuk mengunjungi Masjid Taqwa Sekayu ini karena masjid ini unik dan menarik yang mengandung nilai sejarah peradaban islam di Kota Semarang.

2. Wisata Religi Masjid Kapal Bahtera Nabi Nuh

Masjid Kapal Nabi Nuh
Masjid Kapal Bahtera Nabi Nuh

Objek wisata religi masjid yang kedua yaitu Masjid Kapal Bahtera Nabi Nuh. Masjid ini sebenarnya bernama Safinatun Najah.

Namun, karena bentuknya yang menyerupai kapal masyarakat setempat lebih mengenalnya dengan sebutan Masjid Kapal Bahtera Nabi Nuh.

Masjid unik dan menarik ini terletak di Semarang wilayah Barat. Tepatnya di Jln Kyai Padak RT 5/RW 5, Kelurahan Podorejo kecamatan Ngaliyan kota Semarang, Jawa Tengah. Sekitar 15 kilometer dari bandara A Yani.

Masjid yang berbentuk mirip kapal ini memiliki 3 lantai. Lantai pertama masjid ini digunakan sebagai ruang pertemuan, lantai dua untuk masjid, dan lantai tiga untuk aktifitas mengajar dan balai kerja.

Orang yang dipercaya mengawasi proyek masjid yaitu Husein menjelaskan bahwa pemilik masjid, Kyai Achmad memang punya mimpi membuat masjid mirip kapal Nabi Nuh.

Kyai Achmad yang juga seorang guru agama berpesan jika masjid sudah jadi, dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis untuk pertemuan, hajatan, ataupun resepsi pernikahan.

Luas masjid ini sebesar 2.500 m2 dengan panjang 50 m, lebar 17 m, dan tinggi 14 m. Masjid ini berbentuk kapal besar lengkap dengan jendela berbentuk bulat, puritan, haluan, dan asesoris kapal lainnya.

Pembangunan masjid ini melibatkan 40 tukang dengan total biaya Rp 5,5 miliar. Nantinya akan ada bangunan klinik di sebelah kiri, dan asrama putri di belakang. Aksesoris lainnya akan dibangun kolam air di pinggir bangunan agar benar-benar tampak seperti di lautan.

Karena keunikannya, Husein mengatakan jika kedepan tempat ini menjadi sebuah destinasi wisata religi. Sekarang saja meski belum sepenuhnya jadi sudah banyak warga yang datang untuk melihat dan berfoto.

Jika memang menjadi wisata religi. Karena akses jalan yang ada saat ini masih sangat sempit pihaknya berharap ada perbaikan jalan menuju Podorejo.

Jika Agan dan Sista berkunjung ke Semarang jangan lupa untuk mengunjungi Masjid Kapal Bahtera Nabi Nuh ini karena masjid ini unik dan menarik yang mengandung nilai artistik seni bangunan di Kota Semarang.

3. Wisata Religi Masjid Besar Kauman Semarang

Masjid Besar Kauman Semarang
Masjid Besar Kauman Semarang

Objek wisata religi masjid yang ketiga yaitu Masjid Besar Kauman Semarang. Pada masa lalu masjid ini bernama Masjid Agung Semarang seperti yang tertulis di gerbang akan tetapi, sampai sekarang lebih sering disebut Masjid Kauman.

Lokasi masjid ini pada satu sisi ada di Jl alun alun barat nomor 11 Semarang. Sedangkan di sisi samping adalah jalan Kauman.

Pada mulanya Masjid Kauman ini merupakan rangkaian perkembangan dari sejarah pembangunan masjid di Semarang. Dahulu, masjid pertama di Semarang didirikan oleh Kyai Ageng Pandan Arang yang terletak di daerah Mugas.

Kemudian beliau hijrah ke Kota Semarang bagian bawah dan mendirikan kabupaten bubakan serta mendirikan masjid sebagai tempat ibadah. Pembangunan masjid di komplek alun-alun Semarang itu merupakan suatu masjid paling besar di Semarang.

Pada akhirnya Kyai Adipati Surohadimenggola II diabadikan sebagai pendiri pertama Masjid Besar Kauman Semarang pada tahun 1170 Hijriah atau 1749 Masehi dari inskripsi berbahasa dan berhuruf jawa yang terpatri di batu marmer tembok bagian dalam gerbang masuk pada Masjid Kauman ini.

Terdapat cerita menarik pada Masjid Kauman ini dalam awal sejarah pergerakan dan perjuangan bangsa Indonesia. Seperti kita ketahui peristiwa proklamasi kemerdekaan RI yang dibacakan Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta di Pegangsaaan Timur no 56 Jakarta pada hari Jum’at pukul 10.00 pagi.

Masjid ini menjadi masjid satu-satunya di Indonesia yang mengumumkan kemerdekaan RI secara terbuka setelah beberapa saat kemerdekaan RI diproklamirkan. Adalah Alm. dr. Agus, salah seorang jama’ah aktif di Masjid Kauman Semarang.

Beliau mengumumkan terjadinya proklamasi RI dihadapan para jama’ah melalui mimbar Jum’at kurang lebih pada saat sebelum salat Jum’at atau satu jam setelah proklamasi diproklamirkan.

Jika Agan dan Sista berkunjung ke Semarang jangan lupa untuk mengunjungi Masjid Besar Kauman Semarang ini karena masjid ini sangat menarik untuk dikunjungi karena mengandung nilai sejarah pergerakan dan perjuangan bangsa kita tercinta yaitu Indonesia.

4. Wisata Religi Masjid Agung Jawa Tengah

Masjid Agung Jawa Tengah
Peta Wisata Semarang

Objek wisata religi masjid yang terakhir adalah Masjid Agung Jawa Tengah. Lokasi masjid ini berada di Jalan Gajah Raya, Sambirejo, Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Luas Masjid Agung Jawa Tengah ini sekitar 10 hektare. Untuk luas bangunannya sendiri sekitar 7.669 meter persegi dan luas halamannya sekitar 7.500 meter persegi.

Sejarah pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah ini tidak bisa lepas dari Masjid Besar Kauman Semarang. Pembangunan masjid diawali dengan tanah harta benda atau wakaf milik Masjid Besar Kauman Semarang ini yang kembali setelah tidak diketahui nasibnya cukup lama.

Hal tersebut disebabkan oleh proses tukar guling tanah wakaf yang melibatkan tanam dari Masjid Besar Kauman Semarang dengan luas 119.127 Ha yang ketika itu dikelola oleh Badan Kesejahteraan Masjid yang dibentuk oleh Bidang Urusan Agama Depag Jawa Tengah.

Alasan atas hal tersebut di atas adalah karena tanah tersebut tidak produktif dan ditukar guling dengan tanah milik PT Sambirejo yang ada di Demak yang memiliki luas sekitar 250 Ha.

Kemudian berpindah tangan ke PT Tensindo yang merupakan milik Tjipto Siswoyo. Perjuangan untuk mengembalikan tanah benda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang ini akhirnya memberikan hasil yang tidak mengecewakan.

Pada akhirnya Masjid Agung Jawa Tengah ini dibangun di salah satu tanah wakaf tersebut. Tujuannya yaitu untuk memberikan fungsi sebagai penyebar ajaran dakwah islam di Semarang.

Pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah ini dimulai pada hari Jum’at pada tanggal 6 September 2002 yang ditandai dengan pemasangan dari tiang pancang untuk fondasi.

Peresmian Masjid Agung Jawa Tengah

Prof. Dr. H. Said Agil Husen Al Munawar yang pada saat itu menjabat sebagai Menteri Agama RI, KH. MA Sahal Mahfudz dan juga Gubernur Jawa Tengah Mardianto menjadi pemasangan pertama tiang pancang tersebut.

Dan disaksikan oleh 7 duta besar dari negara – negara muslim seperti Qatar, Arab Saudi, Kuwait, Palestina, Mesir, dan juga Abu Dhabi serta Uni Emirat Arab.

Kurang lebih membutuhkan waktu 5 tahun hingga peresmian Masjid Agung Jawa Tengah ini pada tanggal 14 November 2006 siap digunakan sebagai penyebar dakwah islam di Indonesia pada umumnya dan Semarang khususnya.

Meskipun secara resmi dibuka pada tahun 2006 akan tetapi masjid ini sudah digunakan ibadah salat jum’at pada tanggal 19 Maret 2004.

Akses menuju lokasi sangat mudah karena letaknya yang berada di pusat kota dan berdekatan dengan Simpang Lima. Fasilitas di Masjid Agung Jawa Tengah antara lain perpustakaan, museum kebudayaan islam, penginapan, dan penyewaan gedung.

Jika Agan dan Sista berkunjung ke Semarang jangan lupa untuk mengunjungi Masjid Agung Jawa Tengah ini karena masjid ini unik dan menarik baik dari segi artistik bangunan gaya Arab, Romawi, dan Yunani maupun nilai sejarah islam yang terkandung di dalamnya.

Bagi Agan dan Sista yang ingin mengadakan wisata bersama keluarga atau bersama komunitas. Agan dan Sista bisa menyewa bus untuk akomodasi di sewa bus semarang.

Demikian, info 4 wisata religi masjid di semarang yang wajib dikunjungi. Terima kasih kepada Agan dan Sista yang sudah mengulangkan waktunya untuk membaca. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar